Beranda > Personal > My Sweet Home, My Sweet Family – Pendahuluan

My Sweet Home, My Sweet Family – Pendahuluan

Mei 17, 2013

Rencana untuk membeli rumah “kredit”  sudah ada sejak 2 tahun silam (2011), seiring dengan lunasnya tanggungan kredit konsumsi yang lainnya. Syukur Alhamdulillah, pada tahun itu motor kedua sudah kami miliki. Tiada henti kami mengucapkan syukur yang sebesar-besarnya kepada sang kuasa atas limpahan rizkiNya dan segala kemudahan yang diberikan kepada kami.

Saya dan istri sama2 bekerja namun di bidang dan tempat yang berbeda sehingga motor merupakan transportasi yang sangat kami butuhkan.

Kembali ke topik sesuai judul. Disaat tanggungan ekonomi tidak seberat sebelumnya maka kami putuskan untuk segera memiliki rumah. Tentu saja dengan cara kredit KPR. Setelah menargetkan perencanaan keuangan dan masa depan keluarga, maka mulailah dengan mensurvei rumah dan rencana kpr nantinya. Oh iya syukurnya lagi saya sudah memiliki keanggotaan Jamsostek sehingga jaminan ini ikut ambil bagian dalam proses KPR nanti.

Survei Rumah
Beberapa faktor dalam survei rumah yang kami tentukan :

1. Lokasi

Saya berdomisili di Malang, jadi pastinya saya ingin memiliki rumah di sekitar malang. Setelah itu lebih mengerucut lagi saya ingin lokasi tidak jauh dari rumah orang tua, dan saudara, selain itu saya akan merasa asing bila berada/tinggal di daerah yang sama sekali belum pernah saya singgahi (walau masih didalam kota lho)

2. Jenis Rumah

Sementara ini saya lebih sreg tinggal di wilayah perumahan dengan pertimbangan fasilitas umum tersedia, tingkat sosial, praktis.Untuk model rumahnya modern minimalis.

3. Bank Penyalur KPR

Hasil survei pada saat itu (th 2012) ada beberapa bank yaitu Bank Jatim, BRI, dan BTN. Suku bunga yang ditawarkan kompetitif. Dulu ingin ambil Bank Jatim kalo enggak BRI

4. Bank yang Bekerjasama dengan Jamsostek

Tentu ini syarat utama bank yang saya pilih harus bisa dengan Jamsostek. Mengapa kami ingin mengambil dengan uang muka jamsostek? Baca selengkapnya pada postingan berikutnya.

5. Harga Jual dan Spesifikasi Rumah

Harga jual pasti yang kompetitiflah. Harga berbanding lurus dengan spesifikasi bangunan.

6. Developer

Developer minimal sudah profesional dan memiliki pengalaman. agar kita sebagai konsumen terhindar dari halghal yang tidak diinginkan. Selain itu biasanya developer menawarkan promosi atau diskon2 khusus.

 

Demikianlah setelah kami merumuskan poin2 survei maka mulailah kami beraksi. untuk aktifitas survei akan saya share pada postingan berikutnya. Terima kasih

Kategori:Personal